Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP)

Bank Raya Indonesia TbkTrading
Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 2,02 jt), sedangkan Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. diperdagangkan di Rp1.380 (kapitalisasi pasar 9,21 T, volume 24 jam 43,3 rb). Perbedaan utamanya: Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Bank Raya Indonesia Tbk, dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,02 jt vs 43,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROCMNP
Kapitalisasi Pasar
3,67 T9,21 T
Volume
2,02 jt43,3 rb
Lot
20,23 rb433
Perputaran
299,74 jt59,46 jt
Harga Rata-rata
148,151.373,16
Nilai Transaksi
299,74 jt59,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1501.375
Volume Ekuilibrium Indikatif
58 rb3,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
CMNP
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.

PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Investment Law No. 6 of 1968, as amended by Law No. 12 of 1970 based on Notarial Deed No. 58 dated April 13, 1987 of Kartini Muljadi, S.H.The Company derives its revenues primarily from tollgate proceeds, project management fees and, to a lesser extent, from services related to the operations of a toll way system. The Company started commercial operations on March 1990. On June 19th, 1996, the Tanjung Priok – Jembatan Tiga toll road started commercial operations.

Selengkapnya di halaman CMNP