Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Bank Permata Tbk (BNLI)

Bank Raya Indonesia Tbk
Bank Permata Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Bank Permata Tbk: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Bank Permata Tbk diperdagangkan di Rp2.410 (kapitalisasi pasar 86,68 T, volume 24 jam 19 rb). Perbedaan utamanya: Bank Permata Tbk jauh lebih besar — sekitar 24,8× kapitalisasi pasar Bank Raya Indonesia Tbk, dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 19 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROBNLI
Kapitalisasi Pasar
3,5 T86,68 T
Volume
6,98 jt19 rb
Lot
69,76 rb190
Perputaran
1,02 M45,96 jt
Harga Rata-rata
145,922.418,95
Nilai Transaksi
1,02 M45,96 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1442.440
Volume Ekuilibrium Indikatif
6804

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
BNLI
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Bank Permata Tbk

PT Bank Permata Tbk (formerly PT Bank Bali) was established in Indonesia on December 17, 1954, under the name of Bank Persatuan Dagang Indonesia, the bank changed to its present name in 1971. Bank Bali is Indonesia`s eighth largest private national. The majority of its clients are medium sized institutions.

Selengkapnya di halaman BNLI