Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Asuransi Maximus Graha Persada Tbk. (ASMI)

Bank Raya Indonesia TbkTrading
Asuransi Maximus Graha Persada Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Asuransi Maximus Graha Persada Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp150 (kapitalisasi pasar 3,65 T, volume 24 jam 1,63 jt), sedangkan Asuransi Maximus Graha Persada Tbk. diperdagangkan di Rp17 (kapitalisasi pasar 152,29 M, volume 24 jam 40,3 jt). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 24× kapitalisasi pasar Asuransi Maximus Graha Persada Tbk., dan Asuransi Maximus Graha Persada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (40,3 jt vs 1,63 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROASMI
Kapitalisasi Pasar
3,65 T152,29 M
Volume
1,63 jt40,3 jt
Lot
16,32 rb403,01 rb
Perputaran
245,17 jt690,47 jt
Harga Rata-rata
150,2517,13
Nilai Transaksi
245,17 jt690,47 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
15017
Volume Ekuilibrium Indikatif
66220,18 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
ASMI
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Asuransi Maximus Graha Persada Tbk.

PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (the Company) formerly name PT Maskapai Asuransi Patriot was established dated April 24, 1956 in Jakarta based on Deed No.187 of Meester Raden Soedja notary. The Deed of Establishment was approved by the Minister of Justice of the Republic Indonesia through Decision Letter No. J.A.5/49/19 dated June 25, 1956 and reaffirmed in decision Letter No. C2-HT.01.01-A.8725 dated November 20, 1992, and was published in supplement No.31 additional No.1665 of the state Gazette of the Republic of Indonesia dated April 16,1993.

Selengkapnya di halaman ASMI