Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Arkora Hydro Tbk (ARKO)

Bank Raya Indonesia Tbk
Arkora Hydro Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Arkora Hydro Tbk: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Arkora Hydro Tbk diperdagangkan di Rp4.490 (kapitalisasi pasar 13,88 T, volume 24 jam 746,7 rb). Perbedaan utamanya: Arkora Hydro Tbk jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Bank Raya Indonesia Tbk, dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 746,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROARKO
Kapitalisasi Pasar
3,5 T13,88 T
Volume
6,98 jt746,7 rb
Lot
69,76 rb7,47 rb
Perputaran
1,02 M3,43 M
Harga Rata-rata
145,924.597,22
Nilai Transaksi
1,02 M3,43 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1444.490
Volume Ekuilibrium Indikatif
680138

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
ARKO
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Arkora Hydro Tbk

PT. Arkora Hydro Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 15 datedAugust 5, 2010 of Darmawan Tjoa, S.H., S.E., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2017.

Selengkapnya di halaman ARKO