Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Dunia Virtual Online Tbk. (AREA)

Bank Raya Indonesia Tbk
Dunia Virtual Online Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Dunia Virtual Online Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Dunia Virtual Online Tbk. diperdagangkan di Rp230 (kapitalisasi pasar 589,19 M, volume 24 jam 52,3 rb). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Dunia Virtual Online Tbk., dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 52,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROAREA
Kapitalisasi Pasar
3,5 T589,19 M
Volume
6,98 jt52,3 rb
Lot
69,76 rb523
Perputaran
1,02 M11,99 jt
Harga Rata-rata
145,92229,28
Nilai Transaksi
1,02 M11,99 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144234
Volume Ekuilibrium Indikatif
6801

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
AREA
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Dunia Virtual Online Tbk.

PT Dunia Virtual Online Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 7 of Neneng Salmiah, S.H., M.Hum., Notary in Jakarta dated May 18, 2010. The Company has started to operate commercially in 2020. Mr. Sugeng Alifen is the ultimate shareholder of the Company.

Selengkapnya di halaman AREA