Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Samator Indo Gas Tbk
Damai Sejahtera Abadi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp3.080 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 828,9 rb), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp136 (kapitalisasi pasar 394,16 M, volume 24 jam 71,2 rb). Perbedaan utamanya: Samator Indo Gas Tbk jauh lebih besar — sekitar 25,2× kapitalisasi pasar Damai Sejahtera Abadi Tbk., dan Samator Indo Gas Tbk lebih aktif diperdagangkan (828,9 rb vs 71,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIUFOE
Kapitalisasi Pasar
9,94 T394,16 M
Volume
828,9 rb71,2 rb
Lot
8,29 rb712
Perputaran
2,79 M9,6 jt
Harga Rata-rata
3.360,55134,77
Nilai Transaksi
2,79 M9,6 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.080136
Volume Ekuilibrium Indikatif
972

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE