Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA)

Samator Indo Gas Tbk
Super Bank Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Super Bank Indonesia Tbk.: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp3.080 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 828,9 rb), sedangkan Super Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 18,96 T, volume 24 jam 12,06 jt). Perbedaan utamanya: Super Bank Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Super Bank Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,06 jt vs 828,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIISUPA
Kapitalisasi Pasar
9,94 T18,96 T
Volume
828,9 rb12,06 jt
Lot
8,29 rb120,62 rb
Perputaran
2,79 M6,71 M
Harga Rata-rata
3.360,55556,06
Nilai Transaksi
2,79 M6,71 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.080555
Volume Ekuilibrium Indikatif
9712,33 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
SUPA
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Super Bank Indonesia Tbk.

PT Super Bank Indonesia Tbk. (hereinafter referred to as the Bank) formerly under the name of PT Bank Fama International was established by Deed No. 36 on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The Bank has received a license as a commercial bank according to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.

Selengkapnya di halaman SUPA