Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Pulau Subur Tbk. (PTPS)

Samator Indo Gas Tbk
Pulau Subur Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Pulau Subur Tbk.: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp3.080 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 828,9 rb), sedangkan Pulau Subur Tbk. diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar 283,94 M, volume 24 jam 652 rb). Perbedaan utamanya: Samator Indo Gas Tbk jauh lebih besar — sekitar 35× kapitalisasi pasar Pulau Subur Tbk., dan Samator Indo Gas Tbk lebih aktif diperdagangkan (828,9 rb vs 652 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIPTPS
Kapitalisasi Pasar
9,94 T283,94 M
Volume
828,9 rb652 rb
Lot
8,29 rb6,52 rb
Perputaran
2,79 M83,58 jt
Harga Rata-rata
3.360,55128,19
Nilai Transaksi
2,79 M83,58 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.080131
Volume Ekuilibrium Indikatif
97101

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
PTPS
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Pulau Subur Tbk.

PT Pulau Subur Tbk (the Company) was established based on Deed No. 1 of October 1, 1980 by Justin AR, S.H., notary in Palembang. The Company started its commercial operations in October 1980. PT Sekawan Kontrindo, is the parent entity of the Company. The ultimate shareholders of the Company is Mr. Abunawar.

Selengkapnya di halaman PTPS