Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Samator Indo Gas Tbk
Maharaksa Biru Energi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp3.080 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 828,9 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp248 (kapitalisasi pasar 1,64 T, volume 24 jam 11,99 jt). Perbedaan utamanya: Samator Indo Gas Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,99 jt vs 828,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIOASA
Kapitalisasi Pasar
9,94 T1,64 T
Volume
828,9 rb11,99 jt
Lot
8,29 rb119,9 rb
Perputaran
2,79 M3,01 M
Harga Rata-rata
3.360,55250,88
Nilai Transaksi
2,79 M3,01 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.080248
Volume Ekuilibrium Indikatif
974,31 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA