Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Samator Indo Gas Tbk
KMI Wire Cable Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp3.080 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 828,9 rb), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 1,26 T, volume 24 jam 907,7 rb). Perbedaan utamanya: Samator Indo Gas Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan KMI Wire Cable Tbk lebih aktif diperdagangkan (907,7 rb vs 828,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIKBLI
Kapitalisasi Pasar
9,94 T1,26 T
Volume
828,9 rb907,7 rb
Lot
8,29 rb9,08 rb
Perputaran
2,79 M286,84 jt
Harga Rata-rata
3.360,55316,01
Nilai Transaksi
2,79 M286,84 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.080316
Volume Ekuilibrium Indikatif
9721

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI