Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Berlina Tbk (BRNA)

Samator Indo Gas Tbk
Berlina Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Berlina Tbk: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp3.080 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 828,9 rb), sedangkan Berlina Tbk diperdagangkan di Rp570 (kapitalisasi pasar 562,99 M, volume 24 jam 45,3 rb). Perbedaan utamanya: Samator Indo Gas Tbk jauh lebih besar — sekitar 17,7× kapitalisasi pasar Berlina Tbk, dan Samator Indo Gas Tbk lebih aktif diperdagangkan (828,9 rb vs 45,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIBRNA
Kapitalisasi Pasar
9,94 T562,99 M
Volume
828,9 rb45,3 rb
Lot
8,29 rb453
Perputaran
2,79 M26,11 jt
Harga Rata-rata
3.360,55576,37
Nilai Transaksi
2,79 M26,11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.080570
Volume Ekuilibrium Indikatif
9780

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
BRNA
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA