Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Samator Indo Gas Tbk
Bank Central Asia Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Bank Central Asia Tbk: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp3.080 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 828,9 rb), sedangkan Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.175 (kapitalisasi pasar 768,87 T, volume 24 jam 181,29 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 77,4× kapitalisasi pasar Samator Indo Gas Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (181,29 jt vs 828,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIBBCA
Kapitalisasi Pasar
9,94 T768,87 T
Volume
828,9 rb181,29 jt
Lot
8,29 rb1,81 jt
Perputaran
2,79 M1,14 T
Harga Rata-rata
3.360,556.262,64
Nilai Transaksi
2,79 M1,14 T
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.0806.175
Volume Ekuilibrium Indikatif
97170,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
BBCA
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA