Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)

Samator Indo Gas TbkTrading
Alakasa Industrindo TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Alakasa Industrindo Tbk: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp2.910 (kapitalisasi pasar 8,89 T, volume 24 jam 47,8 rb), sedangkan Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp2.380 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 302,4 rb). Perbedaan utamanya: Samator Indo Gas Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Alakasa Industrindo Tbk lebih aktif diperdagangkan (302,4 rb vs 47,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIALKA
Kapitalisasi Pasar
8,89 T1,3 T
Volume
47,8 rb302,4 rb
Lot
4783,02 rb
Perputaran
138,54 jt728,57 jt
Harga Rata-rata
2.898,222.409,29
Nilai Transaksi
138,54 jt728,57 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.9102.380
Volume Ekuilibrium Indikatif
20295

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
ALKA
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA