Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Samator Indo Gas Tbk (AGII) vs Ancara Logistics Indonesia Tbk. (ALII)

Samator Indo Gas TbkTrading
Ancara Logistics Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Samator Indo Gas Tbk dan Ancara Logistics Indonesia Tbk.: Samator Indo Gas Tbk diperdagangkan di Rp2.920 (kapitalisasi pasar 8,92 T, volume 24 jam 92,7 rb), sedangkan Ancara Logistics Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp815 (kapitalisasi pasar 12,58 T, volume 24 jam 860,2 rb). Perbedaan utamanya: Ancara Logistics Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Ancara Logistics Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (860,2 rb vs 92,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGIIALII
Kapitalisasi Pasar
8,92 T12,58 T
Volume
92,7 rb860,2 rb
Lot
9278,6 rb
Perputaran
269,08 jt692,98 jt
Harga Rata-rata
2.902,66805,61
Nilai Transaksi
269,08 jt692,98 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.920815
Volume Ekuilibrium Indikatif
1527

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGII
Lihat detail
ALII
Lihat detail

Tentang Samator Indo Gas Tbk

PT. Aneka Gas Industri Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed No. 28 of Soeleman Ardjasasmita, S.H., dated September 21, 1971 in Jakarta. The Entity received permanent permit (SIUP) from Capital Investment Coordinating Board regarding the changes of the Entity's status from Foreign Capital Investment to Domestic Capital Investment in its Decision Letter No. 05/V/PMDN/2003 dated March 10, 2003.

Selengkapnya di halaman AGII

Tentang Ancara Logistics Indonesia Tbk.

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (the Company) was established in the Republic of Indonesia on July 30, 2019 within the framework of the Foreign Direct Investment Law No. 25 Year 2007 based on Notarial Deed No. 437, of Netty Maria Machdar, SH., notary. The Company started its commercial operations in July 2020.

Selengkapnya di halaman ALII