Perbedaan Delysium dan Walrus: Delysium diperdagangkan di Rp50,43 (kapitalisasi pasar Rp105,33M, volume 24 jam Rp10,68M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp425,38 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp47,09M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (51%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| AGI | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp105,33M | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp10,68M | Rp47,09M |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp50,676 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum oversold berdasarkan RSI. Market cap mencapai Rp105,33 juta dengan supply beredar 2,1 juta token. Token ini berada di zona support kritis dengan level S1 di Rp50 dan PP di Rp52. Hold time rata-rata 17 hari menunjukkan aktivitas trading yang cukup aktif.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual dari moving averages masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia. Perhatikan level support Rp48-50 sebagai zona kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Walrus (WAL) saat ini diperdagangkan pada harga Rp425,55 dengan kapitalisasi pasar Rp1,08 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh tekanan jual pada moving averages. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta dengan 51% sudah beredar, dan rata-rata hold time 24 hari mencerminkan aktivitas perdagangan jangka pendek. Posisi harga saat ini berada di dekat support S1 (Rp427), mengindikasikan kerapuhan dalam tren bearish jangka pendek.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan risiko lebih lanjut menuju support Rp406. Peluang terbatas pada rebound teknis jika berhasil mempertahankan level support, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar yang lemah memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau ketat level support kunci dan volume perdagangan untuk konfirmasi perubahan tren.
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →