Perbedaan Delysium dan Stader: Delysium diperdagangkan di Rp48,06 (kapitalisasi pasar Rp101,4M, volume 24 jam Rp8,29M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.845 (kapitalisasi pasar Rp130,23M, volume 24 jam Rp12,18M). Perbedaan utamanya: Stader lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| AGI | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp101,4M | Rp130,23M |
Volume (24h) | Rp8,29M | Rp12,18M |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →