Perbedaan Delysium dan Scroll: Delysium diperdagangkan di Rp47,17 (kapitalisasi pasar Rp98,55M, volume 24 jam Rp9,19M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp363,4 (kapitalisasi pasar Rp69,07M, volume 24 jam Rp35,69M). Perbedaan utamanya: Delysium lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| AGI | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp98,55M | Rp69,07M |
Volume (24h) | Rp9,19M | Rp35,69M |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan harga Rp46.791 dan market cap Rp97,23 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish jangka pendek dengan moving averages yang negatif, namun indikator osilator memberikan sinyal bullish kontrarian. Token ini menunjukkan hold time rata-rata 17 hari, mengindikasikan holding pattern di kalangan investor. Tidak ada update fundamental signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp46 dan sinyal RSI oversold, namun tekanan bearish dari moving averages dan volume rendah memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Token Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan di Rp360,76 dengan sinyal teknis keseluruhan BULLISH, didukung oleh indikator ADX yang kuat. Pivot point kunci berada di Rp381, dengan support kuat di Rp360 dan resistance di Rp399. Market cap sebesar Rp68,8 juta mencerminkan token dengan kapitalisasi kecil, sementara supply yang terbatas (1 juta SCR) dan sirkulasi 19% menunjukkan potensi kelangkaan. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook jangka pendek netral-cenderung positif, dengan peluang dari momentum bullish dan supply terbatas. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi karena likuiditas rendah, potensi tekanan jual di resistance Rp399, dan eksposur regulasi crypto yang belum jelas. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →