Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Delysium dan Oasis Network: Delysium diperdagangkan di Rp73,89 (kapitalisasi pasar Rp149,97M, volume 24 jam Rp12,22M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp101,78 (kapitalisasi pasar Rp810,55M, volume 24 jam Rp36,54M). Perbedaan utamanya: Oasis Network jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai Oasis Network dibatasi (7,9B / 10B ROSE (80%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 15 Hari dan Oasis Network selama 58 Hari.
| AGI | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,97M | Rp810,55M |
Volume (24h) | Rp12,22M | Rp36,54M |
Suplai yang Beredar | 2B AGI | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 58 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp73.791 dengan kapitalisasi pasar Rp149,14 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token berada di bawah titik pivot Rp78 dengan support kuat di Rp71, Rp68, dan Rp61. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan terbatas, dengan rata-rata hold time 15 hari yang mengindikasikan sentimen jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan eksposur regulasi kripto perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi perubahan tren.
Token ROSE (Oasis Network) saat ini diperdagangkan di zona Rp101.931 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap mencapai Rp820,76M dengan sirkulasi token 80%. Harga berada di dekat support S1 (Rp102) setelah penurunan tren jangka pendek. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini, namun ekosistem blockchain terus berkembang dengan fokus pada privasi dan skalabilitas.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang ada jika harga memantul dari support kuat, tetapi investor harus waspada terhadap sinyal bearish yang konsisten dan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia. Risiko utama termasuk fluktuasi pasar kripto global dan regulasi yang belum jelas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →