Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Delysium dan Plume Network: Delysium diperdagangkan di Rp73,5 (kapitalisasi pasar Rp149,68M, volume 24 jam Rp11,96M), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp176,06 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp133,81M). Perbedaan utamanya: Plume Network jauh lebih besar — sekitar 7,1× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai Plume Network dibatasi (6B / 10B PLUME (60%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 15 Hari dan Plume Network selama 19 Hari.
| AGI | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,68M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp11,96M | Rp133,81M |
Suplai yang Beredar | 2B AGI | 6B / 10B PLUME (60%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp73.791 dengan kapitalisasi pasar Rp149,14 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token berada di bawah titik pivot Rp78 dengan support kuat di Rp71, Rp68, dan Rp61. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan terbatas, dengan rata-rata hold time 15 hari yang mengindikasikan sentimen jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan eksposur regulasi kripto perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi perubahan tren.
Plume Network menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp179,32 dan market cap Rp1,07T. Token berada di zona support kritis S1 (Rp179) dengan tekanan jual dominan dari moving averages. Sirkulasi token mencapai 60% dengan hold time rata-rata 19 hari, menunjukkan distribusi yang sedang berlangsung. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish mengikuti momentum teknis, dengan peluang rebound jika bertahan di atas support Rp174. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah berikutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →