Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Delysium dan Neo: Delysium diperdagangkan di Rp73,7 (kapitalisasi pasar Rp149,93M, volume 24 jam Rp11,9M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp34.336 (kapitalisasi pasar Rp2,43T, volume 24 jam Rp109,35M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 16,2× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai beredar Delysium 2B AGI dibanding 70,5M NEO milik Neo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 15 Hari dan Neo selama 92 Hari.
| AGI | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,93M | Rp2,43T |
Volume (24h) | Rp11,9M | Rp109,35M |
Suplai yang Beredar | 2B AGI | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 15 Hari | 92 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp73.791 dengan kapitalisasi pasar Rp149,14 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token berada di bawah titik pivot Rp78 dengan support kuat di Rp71, Rp68, dan Rp61. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan terbatas, dengan rata-rata hold time 15 hari yang mengindikasikan sentimen jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan eksposur regulasi kripto perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi perubahan tren.
NEO saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp34.182, menunjukkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis. Moving averages memberikan sinyal jual 13-0, sementara osilator netral. Aset berada di atas support kunci Rp34.121 dengan market cap Rp2,44T. Hold time rata-rata 92 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko lanjutan penurunan menuju support Rp33.524. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas resistance Rp35.678. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis. Investor harus memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →