Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Delysium dan Meteora: Delysium diperdagangkan di Rp73,96 (kapitalisasi pasar Rp149,97M, volume 24 jam Rp12,22M), sedangkan Meteora diperdagangkan di Rp2.740 (kapitalisasi pasar Rp1,47T, volume 24 jam Rp283,74M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 9,8× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai Meteora dibatasi (530,9M / 1B MET (54%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 15 Hari dan Meteora selama 7 Hari.
| AGI | MET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,97M | Rp1,47T |
Volume (24h) | Rp12,22M | Rp283,74M |
Suplai yang Beredar | 2B AGI | 530,9M / 1B MET (54%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp73.791 dengan kapitalisasi pasar Rp149,14 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token berada di bawah titik pivot Rp78 dengan support kuat di Rp71, Rp68, dan Rp61. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan terbatas, dengan rata-rata hold time 15 hari yang mengindikasikan sentimen jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan eksposur regulasi kripto perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi perubahan tren.
Meteora (MET) diperdagangkan di Rp2.794,13 dengan kapitalisasi pasar Rp1,47 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini memiliki supply sirkulasi 54% dari total 1 juta token, dengan hold time rata-rata 7 hari. Indikator teknis seperti RSI netral namun ADX menunjukkan kekuatan tren bearish. Harga saat ini berada di antara support S1 (Rp2.744) dan pivot point (Rp2.926), mencerminkan tekanan jual jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp2.463 jika momentum berbalik, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia. Risiko utama termasuk fluktuasi harga tajam dan sensitivitas terhadap sentimen pasar global.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →