Perbedaan Delysium dan HTX: Delysium diperdagangkan di Rp47,05 (kapitalisasi pasar Rp98,18M, volume 24 jam Rp8,95M), sedangkan HTX diperdagangkan di Rp0,0325 (kapitalisasi pasar Rp29,28T, volume 24 jam Rp395,04M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 298,2× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai HTX dibatasi (898,2T / 1.000T HTX (90%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan HTX selama 22 Hari.
| AGI | HTX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp98,18M | Rp29,28T |
Volume (24h) | Rp8,95M | Rp395,04M |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 898,2T / 1.000T HTX (90%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →