Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Delysium dan Heima: Delysium diperdagangkan di Rp73,96 (kapitalisasi pasar Rp149,97M, volume 24 jam Rp12,22M), sedangkan Heima diperdagangkan di Rp2.263 (kapitalisasi pasar Rp221,69M, volume 24 jam Rp354,35M). Perbedaan utamanya: Heima lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Heima dibatasi (97,8M / 100M HEI (98%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 15 Hari dan Heima selama 12 Hari.
| AGI | HEI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,97M | Rp221,69M |
Volume (24h) | Rp12,22M | Rp354,35M |
Suplai yang Beredar | 2B AGI | 97,8M / 100M HEI (98%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp73.791 dengan kapitalisasi pasar Rp149,14 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token berada di bawah titik pivot Rp78 dengan support kuat di Rp71, Rp68, dan Rp61. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan terbatas, dengan rata-rata hold time 15 hari yang mengindikasikan sentimen jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan eksposur regulasi kripto perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi perubahan tren.
Token HEI saat ini diperdagangkan pada Rp1.972,799 dengan kapitalisasi pasar Rp192,47 juta, menunjukkan sinyal teknis bullish dengan moving averages mendukung tren naik. Supply yang beredar mencapai 97,8 juta dari total 100 juta token, dengan rata-rata hold time 12 hari. Posisi teknis mengindikasikan momentum positif meski osilator masih netral.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan support kuat di Rp1.817, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas perlu diwaspadai. Peluang ada pada adoption ecosystem yang berkembang, sementara tantangan utama adalah kapitalisasi pasar kecil yang rentan manipulasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Sebagai perkembangan dari Litentry Network, Heima Network dibangun berfokus pada identitas yang terdesentralisasi dan solusi privasi. Dengan berdasarkan pada fondasi ini, Heima memperluas cakupannya untuk menangani manajemen aset di lintas chain dan interoperabilitas berbagai chain.
Selengkapnya di halaman HEI →