Perbedaan Delysium dan The Graph: Delysium diperdagangkan di Rp50,43 (kapitalisasi pasar Rp105,33M, volume 24 jam Rp10,68M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp250,07 (kapitalisasi pasar Rp2,74T, volume 24 jam Rp206,09M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 26× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai beredar Delysium 2,1B AGI dibanding 10,9B GRT milik The Graph. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan The Graph selama 96 Hari.
| AGI | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp105,33M | Rp2,74T |
Volume (24h) | Rp10,68M | Rp206,09M |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 17 Hari | 96 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp50,676 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum oversold berdasarkan RSI. Market cap mencapai Rp105,33 juta dengan supply beredar 2,1 juta token. Token ini berada di zona support kritis dengan level S1 di Rp50 dan PP di Rp52. Hold time rata-rata 17 hari menunjukkan aktivitas trading yang cukup aktif.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual dari moving averages masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia. Perhatikan level support Rp48-50 sebagai zona kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
The Graph (GRT) saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp250,58 dan kapitalisasi pasar Rp2,75 triliun. Indikator moving average dan osilator mengkonfirmasi tekanan jual yang kuat, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Token ini berada di dekat level support kritis S1 (Rp248) dengan volume perdagangan yang perlu dipantau untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish dalam jangka pendek. Peluang rebound dari level oversold RSI dan support kuat di Rp239-248 perlu diwaspadai dengan risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp257 untuk sinyal reversal potensial.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →