Perbedaan Delysium dan Gas: Delysium diperdagangkan di Rp47,02 (kapitalisasi pasar Rp98,18M, volume 24 jam Rp8,95M), sedangkan Gas diperdagangkan di Rp16.590 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,41M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 11× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai beredar Delysium 2,1B AGI dibanding 65M GAS milik Gas. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan Gas selama 48 Hari.
| AGI | GAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp98,18M | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp8,95M | Rp18,41M |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 65M GAS |
Typical Hold Time | 17 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →