Perbedaan Delysium dan Polkadot: Delysium diperdagangkan di Rp50,45 (kapitalisasi pasar Rp105,33M, volume 24 jam Rp10,68M), sedangkan Polkadot diperdagangkan di Rp13.949 (kapitalisasi pasar Rp23,87T, volume 24 jam Rp1,1T). Perbedaan utamanya: Polkadot jauh lebih besar — sekitar 226,6× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai Polkadot dibatasi (1,7B / 2,1B DOT (81%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan Polkadot selama 118 Hari.
| AGI | DOT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp105,33M | Rp23,87T |
Volume (24h) | Rp10,68M | Rp1,1T |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 1,7B / 2,1B DOT (81%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 118 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp50,676 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum oversold berdasarkan RSI. Market cap mencapai Rp105,33 juta dengan supply beredar 2,1 juta token. Token ini berada di zona support kritis dengan level S1 di Rp50 dan PP di Rp52. Hold time rata-rata 17 hari menunjukkan aktivitas trading yang cukup aktif.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual dari moving averages masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia. Perhatikan level support Rp48-50 sebagai zona kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Polkadot saat ini diperdagangkan di Rp14.173 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Token berada di zona support kritis antara Rp14.112-Rp14.347 dengan market cap Rp24,05 triliun. Sirkulasi supply mencapai 81% dari total maksimum 2,1 juta DOT, menunjukkan distribusi token yang matang. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam periode analisis ini.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp13.661. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp14.798. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis yang negatif. Investor perlu memantau level support kritis untuk menentukan momentum berikutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Dikembangkan oleh Gavin Wood (salah satu pendiri Ethereum) bersama dengan Peter Czaban dan Robert Habermeier pada 2016. Aset kripto ini akhirnya diluncurkan pada 2020 dengan tujuan mengajak jaringan komputer global untuk menggunakan teknologi blockchain sehingga penggunanya dapat meluncurkan teknologi blockchain mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman DOT →