Perbedaan Delysium dan Lorenzo Protocol: Delysium diperdagangkan di Rp46,8 (kapitalisasi pasar Rp98,4M, volume 24 jam Rp8,79M), sedangkan Lorenzo Protocol diperdagangkan di Rp668,77 (kapitalisasi pasar Rp499,93M, volume 24 jam Rp1,69T). Perbedaan utamanya: Lorenzo Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai Lorenzo Protocol dibatasi (764,9M / 2,1B BANK (37%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan Lorenzo Protocol selama 3 Hari.
| AGI | BANK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp98,4M | Rp499,93M |
Volume (24h) | Rp8,79M | Rp1,69T |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 764,9M / 2,1B BANK (37%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Lorenzo adalah platform manajemen aset berstandar institusional yang berfokus pada tokenisasi produk keuangan penghasil imbal hasil. Inovasi utamanya, Financial Abstraction Layer (FAL), memungkinkan penerbitan On-Chain Traded Funds (OTFs)—strategi yield ter-tokenisasi yang membuat pembiayaan aset kripto menjadi lebih mudah, efisien, dan skalabel.
Selengkapnya di halaman BANK →