Perbedaan Delysium dan Avalon Labs: Delysium diperdagangkan di Rp50,5 (kapitalisasi pasar Rp105,33M, volume 24 jam Rp10,68M), sedangkan Avalon Labs diperdagangkan di Rp307,42 (kapitalisasi pasar Rp49,57M, volume 24 jam Rp17,31M). Perbedaan utamanya: Delysium jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Avalon Labs, dan suplai Avalon Labs dibatasi (161,7M / 1B AVL (17%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan Avalon Labs selama 9 Hari.
| AGI | AVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp105,33M | Rp49,57M |
Volume (24h) | Rp10,68M | Rp17,31M |
Suplai yang Beredar | 2,1B AGI | 161,7M / 1B AVL (17%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp50,676 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum oversold berdasarkan RSI. Market cap mencapai Rp105,33 juta dengan supply beredar 2,1 juta token. Token ini berada di zona support kritis dengan level S1 di Rp50 dan PP di Rp52. Hold time rata-rata 17 hari menunjukkan aktivitas trading yang cukup aktif.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual dari moving averages masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia. Perhatikan level support Rp48-50 sebagai zona kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
AVL saat ini diperdagangkan di Rp306,79 dengan kapitalisasi pasar Rp49,57 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknikal meski osilator memberikan sinyal bullish. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta dengan tingkat sirkulasi 17% dan rata-rata hold time 9 hari. Level support kunci berada di Rp287-300, sementara resistance di Rp313-327.
Outlook keseluruhan menunjukkan potensi rebound dari level support terendah dengan momentum osilator positif, namun tekanan bearish dari moving average tetap kuat. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan volatilitas tinggi akibat volume perdagangan rendah. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp313 untuk konfirmasi reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.
Selengkapnya di halaman AGI →Avalon Labs membangun pusat keuangan on-chain untuk Bitcoin, dengan solusi seperti pinjaman berbasis BTC, stablecoin yang didukung Bitcoin, akun dengan imbal hasil, dan kartu kredit. Tujuan kami adalah menciptakan jaringan keuangan yang skalabel, transparan, dan mudah diakses, sehingga pemegang Bitcoin dapat memanfaatkan Bitcoin sebagai aset ekonomi. AVL adalah token tata kelola dalam ekosistem Avalon Labs. Kami berawal sebagai penerbit terbesar di dunia untuk posisi utang terjamin (CDP) berbasis Bitcoin, dan sejak itu berkembang ke pinjaman DeFi, model CeDeFi dengan suku bunga tetap, serta stablecoin. Pertumbuhan ini, yang didorong oleh permintaan komunitas, menempatkan Avalon sebagai pemimpin dalam keuangan on-chain. Dengan AVL, kami memberdayakan komunitas untuk berperan aktif membentuk masa depan Avalon.
Selengkapnya di halaman AVL →