Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Delysium (AGI) vs APRO (AT)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Delysium dan APRO: Delysium diperdagangkan di Rp50,43 (kapitalisasi pasar Rp105,33M, volume 24 jam Rp10,68M), sedangkan APRO diperdagangkan di Rp2.590 (kapitalisasi pasar Rp647,31M, volume 24 jam Rp99,46M). Perbedaan utamanya: APRO jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Delysium, dan suplai APRO dibatasi (250M / 1B AT (25%)), sedangkan Delysium terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Delysium selama 17 Hari dan APRO selama 5 Hari.

AGIAT
Kap. Pasar
Rp105,33MRp647,31M
Volume (24h)
Rp10,68MRp99,46M
Suplai yang Beredar
2,1B AGI250M / 1B AT (25%)
Typical Hold Time
17 Hari5 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Delysium

Delysium (AGI) saat ini diperdagangkan pada Rp50,676 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum oversold berdasarkan RSI. Market cap mencapai Rp105,33 juta dengan supply beredar 2,1 juta token. Token ini berada di zona support kritis dengan level S1 di Rp50 dan PP di Rp52. Hold time rata-rata 17 hari menunjukkan aktivitas trading yang cukup aktif.

Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual dari moving averages masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia. Perhatikan level support Rp48-50 sebagai zona kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.

APRO

Belum ada sinyal Aura AI.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

AGI

Belum ada data sentimen.

AT
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 5 Hari

Tentang Delysium

Delysium membangun jaringan kolaborasi berbasis blockchain untuk AI Agents, berpusat pada Lucy dan You Know I Love You (YKILY) Network. YKILY menghadirkan infrastruktur finansial digital yang aman, scalable, dan permissionless bagi AI Agents, sementara Lucy—AI Agent pertama di YKILY—berfungsi sebagai sistem operasi Web3 bertenaga AI yang mempermudah tugas kompleks lewat interaksi percakapan. Didukung oleh raksasa global seperti Microsoft, Google, Nvidia, dan Y Combinator, Delysium mengembangkan ekosistem AI dengan lebih dari 1,4 juta wallet terhubung dan target menghadirkan 1 juta+ AI Agents.

Selengkapnya di halaman AGI

Tentang APRO

Allora adalah platform kecerdasan terbuka yang memungkinkan sistem AI belajar, beradaptasi, dan berkembang secara kolektif. Platform ini menyediakan lapisan bersama tempat berbagai model digabungkan, dibandingkan, dan diperbaiki secara real-time, sehingga pengguna dan pengembang dapat berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari kecerdasan kolaboratif.

Selengkapnya di halaman AT