Perbedaan AGCO Corporation dan Tapestry, Inc.: AGCO Corporation diperdagangkan di $101,37 (kapitalisasi pasar $7,06B), sedangkan Tapestry, Inc. diperdagangkan di $161,09 (kapitalisasi pasar $33,29B). Perbedaan utamanya: Tapestry, Inc. jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar AGCO Corporation, dan AGCO Corporation memberi dividen lebih tinggi (1,19%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| AGCO | TPR | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $7,06B | $33,29B |
Sektor | Industrials | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $140,49 | $164,78 |
Terendah 52 Minggu | $100,14 | $95,69 |
Nilai Perusahaan | $9,33B | $36,15B |
Imbal Hasil Dividen | 1,19% | 0,97% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AGCO diperdagangkan pada $102.83 dengan kenaikan 1.18% harian. Saham menunjukkan sinyal teknis bearish dengan tekanan jual di moving average, meskipun RSI mendekati oversold. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 14.22 dan P/S 0.73, namun laba Q2 2026 meleset dari ekspektasi dan panduan 2026 diturunkan. Perusahaan menghadapi investigasi hukum terkait hasil kuartalan.
Outlook jangka pendek berisiko tinggi karena tekanan industri pertanian dan investigasi sekuritas. Valuasi yang rendah dan dividen stabil memberikan daya tarik bagi investor value, namun momentum negatif dari hasil kuartalan dan panduan yang direvisi memerlukan kehati-hatian. Kinerja internasional dan strategi PTx menjadi katalis potensial jangka menengah.
TPR diperdagangkan pada $162,36, naik 0,22% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish didukung oleh konsensus analis yang kuat. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan menjadi $7,01 miliar pada 2025, dengan laba bersih $183,2 juta, meskipun margin laba bersih turun menjadi 2,61%. TPR telah mengungguli perkiraan laba per saham dalam tiga kuartal terakhir, dengan target harga konsensus $190,33 menunjukkan potensi apresiasi 17%.
Outlook positif didorong oleh momentum merek Coach, adopsi AI, dan pertumbuhan global, namun risiko termasuk valuasi tinggi (P/E 49,5), utang jangka panjang $6,94 miliar, dan volatilitas margin. Analis menilai 75,6% beli, mencerminkan keyakinan pada strategi ekspansi jangka panjang perusahaan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Agco adalah manufaktur peralatan pertanian global. Perusahaan ini memiliki lima brand utama: Fendt, Massey Ferguson, Challenger, Valtra, dan GSI. Tidak seperti pesaingnya, lini produk Agco tidak hanya terbatas dalam peralatan dan implementasi mandiri dengan menawarkan sistem penanganan biji-bijian dan solusi pengelolaan ternak. Produknya tersedia melalui jaringan dealer global, yang mencakup lebih dari 3.200 dealer dan lokasi distribusi. Selain itu, Agco menawarkan pembiayaan ritel dan grosir kepada pelanggan melalui joint venture dengan Rabobank, bank Eropa yang berfokus pada pangan dan pertanian.
Selengkapnya di halaman AGCO →Coach, Kate Spade, dan Stuart Weitzman adalah merek fashion dan aksesoris yang membentuk Tapestry. Produk perusahaan ini dijual melalui sekitar 1.400 toko yang dioperasikan perusahaan, saluran grosir, dan e-commerce di Amerika Utara, Eropa, Asia, dan di tempat lainnya.
Selengkapnya di halaman TPR →