Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) vs Timah Tbk. (TINS)

Asia Sejahtera Mina Tbk
Timah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asia Sejahtera Mina Tbk dan Timah Tbk.: Asia Sejahtera Mina Tbk diperdagangkan di Rp208 (kapitalisasi pasar 206 M, volume 24 jam 38,2 rb), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 25,69 T, volume 24 jam 21,58 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 124,7× kapitalisasi pasar Asia Sejahtera Mina Tbk, dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,58 jt vs 38,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGARTINS
Kapitalisasi Pasar
206 M25,69 T
Volume
38,2 rb21,58 jt
Lot
382215,8 rb
Perputaran
8,04 jt73,05 M
Harga Rata-rata
210,493.385
Nilai Transaksi
8,04 jt73,05 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2083.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
1011,01 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGAR
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Asia Sejahtera Mina Tbk

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 12 dated August 27, 2008 of Amelia Kasih, S.H., MKn. The parent company of the Company is PT Sinar Terang Asia Raya and the main parent entity is PT Indo Kreasi Pratama, both of which were established in Indonesia.

Selengkapnya di halaman AGAR

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS