Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Asia Sejahtera Mina Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asia Sejahtera Mina Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Asia Sejahtera Mina Tbk diperdagangkan di Rp208 (kapitalisasi pasar 206 M, volume 24 jam 38,2 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 874 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,9× kapitalisasi pasar Asia Sejahtera Mina Tbk, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (874 rb vs 38,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGARJAWA
Kapitalisasi Pasar
206 M1,83 T
Volume
38,2 rb874 rb
Lot
3828,74 rb
Perputaran
8,04 jt97,14 jt
Harga Rata-rata
210,49111,14
Nilai Transaksi
8,04 jt97,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
208110
Volume Ekuilibrium Indikatif
10241

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGAR
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Asia Sejahtera Mina Tbk

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 12 dated August 27, 2008 of Amelia Kasih, S.H., MKn. The parent company of the Company is PT Sinar Terang Asia Raya and the main parent entity is PT Indo Kreasi Pratama, both of which were established in Indonesia.

Selengkapnya di halaman AGAR

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA