Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Asia Sejahtera Mina Tbk
Gunung Raja Paksi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asia Sejahtera Mina Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Asia Sejahtera Mina Tbk diperdagangkan di Rp208 (kapitalisasi pasar 206 M, volume 24 jam 38,2 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,51 T, volume 24 jam 480,9 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 17× kapitalisasi pasar Asia Sejahtera Mina Tbk, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (480,9 rb vs 38,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGARGGRP
Kapitalisasi Pasar
206 M3,51 T
Volume
38,2 rb480,9 rb
Lot
3824,81 rb
Perputaran
8,04 jt140,02 jt
Harga Rata-rata
210,49291,15
Nilai Transaksi
8,04 jt140,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
208292
Volume Ekuilibrium Indikatif
10118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGAR
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Asia Sejahtera Mina Tbk

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 12 dated August 27, 2008 of Amelia Kasih, S.H., MKn. The parent company of the Company is PT Sinar Terang Asia Raya and the main parent entity is PT Indo Kreasi Pratama, both of which were established in Indonesia.

Selengkapnya di halaman AGAR

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP