Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) vs Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP)

Asia Sejahtera Mina TbkTrading
Asuransi Harta Aman Pratama TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Asia Sejahtera Mina Tbk dan Asuransi Harta Aman Pratama Tbk: Asia Sejahtera Mina Tbk diperdagangkan di Rp1.270 (kapitalisasi pasar 1,03 T, volume 24 jam 2,88 jt), sedangkan Asuransi Harta Aman Pratama Tbk diperdagangkan di Rp93 (kapitalisasi pasar 455,7 M, volume 24 jam 1,84 jt). Perbedaan utamanya: Asia Sejahtera Mina Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, dan Asia Sejahtera Mina Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,88 jt vs 1,84 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGARAHAP
Kapitalisasi Pasar
1,03 T455,7 M
Volume
2,88 jt1,84 jt
Lot
28,76 rb18,43 rb
Perputaran
3,25 M170,79 jt
Harga Rata-rata
1.130,7692,65
Nilai Transaksi
3,25 M170,79 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
88093
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,86 rb149,5 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGAR
Lihat detail
AHAP
Lihat detail

Tentang Asia Sejahtera Mina Tbk

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 12 dated August 27, 2008 of Amelia Kasih, S.H., MKn. The parent company of the Company is PT Sinar Terang Asia Raya and the main parent entity is PT Indo Kreasi Pratama, both of which were established in Indonesia.

Selengkapnya di halaman AGAR

Tentang Asuransi Harta Aman Pratama Tbk

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk was established on May 28, 1982 and was approved by the Minister of Justice under decree No. C2-1325.HT.01.01.tH.82 dated September 21, 1982. Then on February 11, 1983 the Company was approved by the Ministry of Finance of The Republic of Indonesia No. 633/MD/1983. The Company’s founders sold their share of stock to local and foreign investors and now its ownership of the stocks spread almost equally to a lot of people and the biggest shareholders is 12%; thus, there are no single majority shareholders in the Company.

Selengkapnya di halaman AHAP