Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arsenal Fan Token (AFC) vs Open Gradient (OPG)

Arsenal Fan Token
Open Gradient

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arsenal Fan Token dan Open Gradient: Arsenal Fan Token diperdagangkan di Rp2.850 (kapitalisasi pasar Rp65,55M, volume 24 jam Rp15,9M), sedangkan Open Gradient diperdagangkan di Rp2.182 (kapitalisasi pasar Rp442,36M, volume 24 jam Rp819,5M). Perbedaan utamanya: Open Gradient jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar Arsenal Fan Token, dan suplai beredar Arsenal Fan Token 23M / 40M AFC (58%) dibanding 205,7M / 1B OPG (21%) milik Open Gradient. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arsenal Fan Token selama 11 Hari dan Open Gradient selama 0 Hari.

AFCOPG
Kap. Pasar
Rp65,55MRp442,36M
Volume (24h)
Rp15,9MRp819,5M
Suplai yang Beredar
23M / 40M AFC (58%)205,7M / 1B OPG (21%)
Typical Hold Time
11 Hari0 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Arsenal Fan Token

Arsenal Fan Token (AFC) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp2.814, didorong oleh sinyal jual yang dominan dari rata-rata bergerak. Token ini menunjukkan volatilitas tinggi dengan waktu hold rata-rata hanya 11 hari, mencerminkan aktivitas trading jangka pendek. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat, sehingga pergerakan harga terutama dipengaruhi oleh sentimen pasar dan momentum teknis.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko downside menuju support kunci di Rp2.694. Peluang terbatas pada rebound teknis jika harga mempertahankan level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah (kapitalisasi pasar Rp64,54 juta) dan eksposur regulasi aset kripto fan token. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan ketergantungan pada sentimen komunitas tanpa dukungan fundamental yang kuat.

Open Gradient

Open Gradient (OPG) saat ini diperdagangkan di Rp2.125,7 dengan kapitalisasi pasar Rp421,94 juta, menunjukkan sinyal teknis bullish secara keseluruhan didorong oleh osilator yang kuat. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta OPG dengan tingkat sirkulasi 20%, namun tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan baru-baru ini. Harga saat ini berada di atas support kunci S1 (Rp1.865) dan mendekati pivot point (Rp2.639), mengindikasikan potensi pergerakan ke resistance R1 (Rp3.078).

Outlook keseluruhan netral-bullish dengan peluang dari momentum teknis positif, namun risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia. Investor harus waspada terhadap volume perdagangan yang rendah dan kurangnya aktivitas pengembangan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan jangka panjang.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

AFC
54% Beli46% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 11 Hari
OPG
60% Beli40% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 0 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Arsenal Fan Token

Arsenal Fan Token adalah token resmi dari Arsenal FC, klub asal London. Diluncurkan pada Agustus 2021, token AFC bertujuan menghubungkan basis penggemar Arsenal yang luas dengan klub. Pemegang token AFC dapat memengaruhi keputusan klub melalui polling, mengakses konten eksklusif, serta ikut serta dalam kuis dan kompetisi. Mereka juga menikmati berbagai hak istimewa dan berpartisipasi dalam gamifikasi yang meningkatkan interaksi antara tim dan penggemar.

Selengkapnya di halaman AFC

Tentang Open Gradient

OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.

Selengkapnya di halaman OPG