Perbedaan Arsenal Fan Token dan FIO Protocol: Arsenal Fan Token diperdagangkan di Rp3.017 (kapitalisasi pasar Rp66,08M, volume 24 jam Rp14,99M), sedangkan FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M). Perbedaan utamanya: Arsenal Fan Token jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai beredar Arsenal Fan Token 23,2M / 40M AFC (58%) dibanding 847,4M / 1B FIO (85%) milik FIO Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arsenal Fan Token selama 13 Hari dan FIO Protocol selama 30 Hari.
| AFC | FIO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,08M | Rp31,51M |
Volume (24h) | Rp14,99M | Rp66,75M |
Suplai yang Beredar | 23,2M / 40M AFC (58%) | 847,4M / 1B FIO (85%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 30 Hari |
Arsenal Fan Token adalah token resmi dari Arsenal FC, klub asal London. Diluncurkan pada Agustus 2021, token AFC bertujuan menghubungkan basis penggemar Arsenal yang luas dengan klub. Pemegang token AFC dapat memengaruhi keputusan klub melalui polling, mengakses konten eksklusif, serta ikut serta dalam kuis dan kompetisi. Mereka juga menikmati berbagai hak istimewa dan berpartisipasi dalam gamifikasi yang meningkatkan interaksi antara tim dan penggemar.
Selengkapnya di halaman AFC →FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →