Perbedaan Aevo dan Ripple: Aevo diperdagangkan di Rp335,57 (kapitalisasi pasar Rp310,88M, volume 24 jam Rp46,63M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp17.889 (kapitalisasi pasar Rp1.119,11T, volume 24 jam Rp15,39T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 3599,8× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 932,7M / 1B AEVO (94%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| AEVO | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp310,88M | Rp1.119,11T |
Volume (24h) | Rp46,63M | Rp15,39T |
Suplai yang Beredar | 932,7M / 1B AEVO (94%) | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 89 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token AEVO menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga terkini Rp345,33 dan market cap Rp321,95 juta. Sirkulasi token mencapai 94% dengan rata-rata hold time 89 hari. Indikator moving averages menunjukkan tekanan jual dominan, sementara osilator netral. Support kuat berada di level Rp326-Rp339, resistance di Rp348-Rp366. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat Rp326, namun tekanan jual dari moving averages dan ADX tinggi perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan ketiadaan perkembangan fundamental baru yang mendorong adopsi.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp17.872 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, turun 43% sejak awal 2026. Token ini mendekati support kritis di Rp17.570 setelah lima bulan berturut-turut merah. Meskipun ada adopsi institusional seperti Deutsche Bank dan Société Générale yang menggunakan XRP Ledger, tekanan jual masih dominan dengan moving averages menunjukkan 13 sinyal jual.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko turun menuju Rp17.570. Peluang muncul dari ETF XRP yang mengumpulkan $1 miliar dan potensi bottoming pattern. Risiko utama adalah kelanjutan tren turun, tekanan regulator crypto, dan volatilitas tinggi yang khas untuk aset digital.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →