Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aevo dan Turtle: Aevo diperdagangkan di Rp327,38 (kapitalisasi pasar Rp301,28M, volume 24 jam Rp58,96M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp608,49 (kapitalisasi pasar Rp94,35M, volume 24 jam Rp33,31M). Perbedaan utamanya: Aevo jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai beredar Aevo 917,2M / 1B AEVO (92%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 87 Hari dan Turtle selama 11 Hari.
| AEVO | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp301,28M | Rp94,35M |
Volume (24h) | Rp58,96M | Rp33,31M |
Suplai yang Beredar | 917,2M / 1B AEVO (92%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 87 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aevo saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp301,12 juta dengan sirkulasi 92% dari total supply 1 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya update protokol.
Token TURTLE saat ini diperdagangkan di zona Rp614,59 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Kapitalisasi pasar Rp94,44 juta menunjukkan aset mikro dengan sirkulasi token hanya 16% dari total supply 1 juta. Tidak ada berita atau perkembangan protokol terkini yang tercatat, menandakan aktivitas terbatas.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko likuiditas tinggi karena volume rendah. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance Rp635, namun investor harus waspada volatilitas ekstrem dan minimnya perkembangan fundamental. Risiko utama termasuk eksposur rendah di bursa dan ketergantungan pada sentimen pasar crypto secara luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →