Perbedaan Aevo dan Bittensor: Aevo diperdagangkan di Rp344,62 (kapitalisasi pasar Rp323,42M, volume 24 jam Rp53,09M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.629.045 (kapitalisasi pasar Rp40,69T, volume 24 jam Rp1,83T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 125,8× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 932,6M / 1B AEVO (94%) dibanding 11,2M / 21M TAO (54%) milik Bittensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Bittensor selama 43 Hari.
| AEVO | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp323,42M | Rp40,69T |
Volume (24h) | Rp53,09M | Rp1,83T |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 11,2M / 21M TAO (54%) |
Typical Hold Time | 89 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →