Perbedaan Aevo dan TAC Protocol: Aevo diperdagangkan di Rp348,75 (kapitalisasi pasar Rp322,62M, volume 24 jam Rp64,73M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,72 (kapitalisasi pasar Rp238,69M, volume 24 jam Rp23,67M). Perbedaan utamanya: Aevo lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Aevo dibatasi (932,6M / 1B AEVO (94%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| AEVO | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp322,62M | Rp238,69M |
Volume (24h) | Rp64,73M | Rp23,67M |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 89 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token AEVO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp340,46 dan market cap Rp318,19 juta. RSI 6 periode menunjukkan kondisi overbought, namun rata-rata bergerak mendukung tren naik. Token telah mencapai 94% dari suplai maksimum 1 juta AEVO dengan rata-rata hold time 89 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan netral dengan bias positif dari sisi teknis. Peluang terletak pada momentum bullish dan likuiditas yang stabil, namun risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas kripto yang tinggi. Investor perlu memantau level support kunci di Rp339.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp50,595 dengan kapitalisasi pasar Rp235,59 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini menghadapi tekanan jual dengan support kunci di Rp48–50 dan resistance di Rp52–55. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, namun tidak ada update fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish dan volume perdagangan terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor harus memantau perkembangan protokol dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →