Perbedaan Aevo dan Neo: Aevo diperdagangkan di Rp344,55 (kapitalisasi pasar Rp318,25M, volume 24 jam Rp57,35M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp29.983 (kapitalisasi pasar Rp2,11T, volume 24 jam Rp84,82M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai Aevo dibatasi (932,6M / 1B AEVO (94%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Neo selama 94 Hari.
| AEVO | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp318,25M | Rp2,11T |
Volume (24h) | Rp57,35M | Rp84,82M |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 89 Hari | 94 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token AEVO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp340,46 dan market cap Rp318,19 juta. RSI 6 periode menunjukkan kondisi overbought, namun rata-rata bergerak mendukung tren naik. Token telah mencapai 94% dari suplai maksimum 1 juta AEVO dengan rata-rata hold time 89 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan netral dengan bias positif dari sisi teknis. Peluang terletak pada momentum bullish dan likuiditas yang stabil, namun risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas kripto yang tinggi. Investor perlu memantau level support kunci di Rp339.
NEO saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp29.704 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound. Token ini memiliki market cap Rp2,11T dengan sirkulasi 70,5 juta token. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Agustus 2026.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual dominan, namun level oversold RSI menawarkan peluang trading jangka pendek. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas di pasar IDR, dan ketidakpastian regulasi kripto global. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp31.968 untuk konfirmasi reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →