Perbedaan Aevo dan Merlin Chain: Aevo diperdagangkan di Rp344,64 (kapitalisasi pasar Rp319,14M, volume 24 jam Rp57,02M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,04 (kapitalisasi pasar Rp432,02M, volume 24 jam Rp26,19M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Aevo 932,6M / 1B AEVO (94%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| AEVO | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp319,14M | Rp432,02M |
Volume (24h) | Rp57,02M | Rp26,19M |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 89 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token AEVO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp340,46 dan market cap Rp318,19 juta. RSI 6 periode menunjukkan kondisi overbought, namun rata-rata bergerak mendukung tren naik. Token telah mencapai 94% dari suplai maksimum 1 juta AEVO dengan rata-rata hold time 89 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan netral dengan bias positif dari sisi teknis. Peluang terletak pada momentum bullish dan likuiditas yang stabil, namun risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas kripto yang tinggi. Investor perlu memantau level support kunci di Rp339.
Merlin Chain menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp322,53 dan market cap Rp435,78 juta. Token ini memiliki sirkulasi 65% dari total supply 2,1 juta MERL dengan rata-rata hold time 10 hari. Indikator moving average mendukung tren naik, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought. Harga saat ini berada di zona support S2=323, menunjukkan posisi kritis untuk pergerakan selanjutnya.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum bullish, namun investor perlu waspada terhadap kondisi overbought dan volatilitas tinggi yang khas pada aset kripto. Peluang terletak pada potensi breakout di atas resistance, sementara risiko utama adalah koreksi tajam jika support kunci tidak bertahan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →