Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aevo dan Mask Network: Aevo diperdagangkan di Rp327,38 (kapitalisasi pasar Rp302,61M, volume 24 jam Rp58,78M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp7.345 (kapitalisasi pasar Rp739,32M, volume 24 jam Rp202,02M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 917,2M / 1B AEVO (92%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 87 Hari dan Mask Network selama 22 Hari.
| AEVO | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp302,61M | Rp739,32M |
Volume (24h) | Rp58,78M | Rp202,02M |
Suplai yang Beredar | 917,2M / 1B AEVO (92%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 87 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aevo saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp301,12 juta dengan sirkulasi 92% dari total supply 1 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya update protokol.
Mask Network (MASK) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga terkini Rp7.367, didukung momentum positif dari moving averages. Token ini diperdagangkan dekat level support kunci S1 di Rp7.308 dengan volume stabil. Sirkulasi token mencapai 100% dari total supply 100 juta MASK, menunjukkan likuiditas penuh di pasar. Perkembangan ekosistem terbaru fokus pada integrasi Web3 dan kolaborasi DeFi.
Outlook jangka pendek positif dengan resistance utama di Rp7.691 (R1). Peluang terletak pada adopsi teknologi Web3 yang berkembang, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan regulator kripto global perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau level support Rp7.308 sebagai titik kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →