Perbedaan Aevo dan Solayer: Aevo diperdagangkan di Rp348,25 (kapitalisasi pasar Rp322,37M, volume 24 jam Rp58,18M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp503,08M, volume 24 jam Rp198,35M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Aevo dibatasi (932,6M / 1B AEVO (94%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| AEVO | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp322,37M | Rp503,08M |
Volume (24h) | Rp58,18M | Rp198,35M |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 89 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →