Perbedaan Aevo dan Impossible Cloud Network: Aevo diperdagangkan di Rp348,75 (kapitalisasi pasar Rp321,23M, volume 24 jam Rp64,13M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.424 (kapitalisasi pasar Rp611,23M, volume 24 jam Rp18,65M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Aevo 932,6M / 1B AEVO (94%) dibanding 253M / 700M ICNT (37%) milik Impossible Cloud Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Impossible Cloud Network selama 4 Hari.
| AEVO | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp321,23M | Rp611,23M |
Volume (24h) | Rp64,13M | Rp18,65M |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 89 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token AEVO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp340,46 dan market cap Rp318,19 juta. RSI 6 periode menunjukkan kondisi overbought, namun rata-rata bergerak mendukung tren naik. Token telah mencapai 94% dari suplai maksimum 1 juta AEVO dengan rata-rata hold time 89 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan netral dengan bias positif dari sisi teknis. Peluang terletak pada momentum bullish dan likuiditas yang stabil, namun risiko utama adalah kondisi overbought RSI dan volatilitas kripto yang tinggi. Investor perlu memantau level support kunci di Rp339.
ICNT menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp2.411, berada di bawah pivot point Rp2.417. RSI_6 pada 93.73 mengindikasikan kondisi overbought ekstrem sementara moving averages menunjukkan tekanan jual dominan. Token dengan kapitalisasi pasar Rp606,86 juta ini memiliki sirkulasi 37% dari total supply 700 juta ICNT. Hold time rata-rata hanya 4 hari mencerminkan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko koreksi dari level overbought. Peluang rebound dari support Rp2.164-Rp2.326, namun risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan aktivitas whale yang perlu dipantau ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →