Perbedaan Aevo dan Defi App: Aevo diperdagangkan di Rp345,33 (kapitalisasi pasar Rp321,95M, volume 24 jam Rp43,79M), sedangkan Defi App diperdagangkan di Rp188,21 (kapitalisasi pasar Rp806,67M, volume 24 jam Rp1,32T). Perbedaan utamanya: Defi App jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 932,6M / 1B AEVO (94%) dibanding 4,3B / 10B HOME (44%) milik Defi App. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan Defi App selama 6 Hari.
| AEVO | HOME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp321,95M | Rp806,67M |
Volume (24h) | Rp43,79M | Rp1,32T |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 4,3B / 10B HOME (44%) |
Typical Hold Time | 89 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Defi App adalah super app cryptocurrency terdesentralisasi yang menyederhanakan pengalaman DeFi. Platform ini menyediakan swap lintas rantai, transaksi tanpa gas, dan manajemen aset terpadu, memungkinkan pengguna mengelola aset dan ikut dalam yield farming di berbagai blockchain tanpa memerlukan bridge atau token gas. Defi App juga menghadirkan tata kelola komunitas, di mana pemegang token HOME dapat memberikan suara untuk pembaruan dan peningkatan, memastikan ekosistem berkembang sesuai kebutuhan komunitas.
Selengkapnya di halaman HOME →