Perbedaan Aevo dan GMX: Aevo diperdagangkan di Rp363,46 (kapitalisasi pasar Rp346,22M, volume 24 jam Rp73,31M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp115.212 (kapitalisasi pasar Rp1,2T, volume 24 jam Rp48,35M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 932,6M / 1B AEVO (94%) dibanding 10,5M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 89 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| AEVO | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp346,22M | Rp1,2T |
Volume (24h) | Rp73,31M | Rp48,35M |
Suplai yang Beredar | 932,6M / 1B AEVO (94%) | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 89 Hari | 46 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token AEVO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp372,27 dan kapitalisasi pasar Rp347,96 juta. RSI_6 di 70,36 mengindikasikan kondisi overbought jangka pendek, namun moving averages dan ADX mendukung tren naik. Token telah beredar 94% dari total supply maksimum 1 juta AEVO, dengan rata-rata hold time 89 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat baru-baru ini.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan risiko koreksi akibat kondisi overbought. Peluang utama terletak pada kelanjutan tren bullish, sementara risiko termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
GMX saat ini diperdagangkan di Rp115.520 dengan kapitalisasi pasar Rp1,2T, menunjukkan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Harga berada di atas titik pivot Rp114.104 dengan resistensi terdekat di Rp114.911. Sirkulasi token mencapai 79% dari pasokan maksimum 13,3 juta GMX, dengan rata-rata waktu tahan 46 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko likuiditas. Peluang terletak pada potensi breakout di atas resistensi, sementara risiko utama meliputi tekanan jual di level RSI 66.07 dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →