Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aevo dan Ethereum Classic: Aevo diperdagangkan di Rp327,38 (kapitalisasi pasar Rp300,85M, volume 24 jam Rp56,23M), sedangkan Ethereum Classic diperdagangkan di Rp124.268 (kapitalisasi pasar Rp19,61T, volume 24 jam Rp603,97M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 65,2× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 917,2M / 1B AEVO (92%) dibanding 157,4M / 210,7M ETC (75%) milik Ethereum Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 87 Hari dan Ethereum Classic selama 64 Hari.
| AEVO | ETC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp300,85M | Rp19,61T |
Volume (24h) | Rp56,23M | Rp603,97M |
Suplai yang Beredar | 917,2M / 1B AEVO (92%) | 157,4M / 210,7M ETC (75%) |
Typical Hold Time | 87 Hari | 64 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aevo saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp301,12 juta dengan sirkulasi 92% dari total supply 1 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya update protokol.
Ethereum Classic (ETC) saat ini diperdagangkan pada Rp124.477 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp19,62T dengan 75% suplai beredar. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat baru-baru ini, menunjukkan aktivitas fundamental yang terbatas.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual teknis yang dominan. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support terdekat, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang berfluktuasi. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi arah tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →