Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aevo dan DeepBook Protocol: Aevo diperdagangkan di Rp327,38 (kapitalisasi pasar Rp302,61M, volume 24 jam Rp58,78M), sedangkan DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp311,1 (kapitalisasi pasar Rp1,71T, volume 24 jam Rp84,06M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar Aevo 917,2M / 1B AEVO (92%) dibanding 5,5B / 10B DEEP (55%) milik DeepBook Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 87 Hari dan DeepBook Protocol selama 13 Hari.
| AEVO | DEEP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp302,61M | Rp1,71T |
Volume (24h) | Rp58,78M | Rp84,06M |
Suplai yang Beredar | 917,2M / 1B AEVO (92%) | 5,5B / 10B DEEP (55%) |
Typical Hold Time | 87 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aevo saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp301,12 juta dengan sirkulasi 92% dari total supply 1 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya update protokol.
DeepBook Protocol (DEEP) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp318,91, mendekati support kunci di Rp315. Market cap mencapai Rp1,74 triliun dengan supply beredar 5,5 juta token. RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought, sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko koreksi menuju support Rp304. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp337. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan kurangnya perkembangan ekosistem yang dapat mempengaruhi daya tarik fundamental token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →