Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aevo dan Shentu: Aevo diperdagangkan di Rp334,3 (kapitalisasi pasar Rp308,87M, volume 24 jam Rp58,42M), sedangkan Shentu diperdagangkan di Rp1.879 (kapitalisasi pasar Rp302,56M, volume 24 jam Rp14,88M). Perbedaan utamanya: Aevo dan Shentu berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Aevo dibatasi (917,2M / 1B AEVO (92%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aevo selama 87 Hari dan Shentu selama 43 Hari.
| AEVO | CTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,87M | Rp302,56M |
Volume (24h) | Rp58,42M | Rp14,88M |
Suplai yang Beredar | 917,2M / 1B AEVO (92%) | 161,2M CTK |
Typical Hold Time | 87 Hari | 43 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aevo saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp301,12 juta dengan sirkulasi 92% dari total supply 1 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya update protokol.
Shentu (CTK) saat ini diperdagangkan di Rp1.866 dengan kapitalisasi pasar Rp307,02 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak meskipun osilator netral. Harga berada di zona support kritis antara S1 (Rp1.914) dan S2 (Rp1.824), dengan tren jangka pendek tertekan. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan pemantauan CoinGecko per 2024-06-15.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound terbatas jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas yang memperbesar fluktuasi harga. Risiko utama termasuk rendahnya volume perdagangan dan eksposur regulasi aset kripto di Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →